Penjelasan KPU Subang Soal PPK Kecamatan Cipunagara yang Buka Kotak Suara Sebelum Pleno

Beredar kabar bahwa Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Cipunagara, Subang telah membuka kotak suara sebelum yang tersegel sehari sebelum rapat pleno dilaksanakan.

Informasi yang disertai bukti foto itu langsung beredar luas memalui media sosial dan grup WhatsApp. Akibatnya banyak pihak yang menyayangkan kejadian tersebut. Sehingga membuat PPK Cipunagara harus dipanggil oleh Pengawas Pemulu (Panwaslu).

Menanggapi informasi tersebut, Ketua KPU Kabupaten Subang Maman Suparman, membenarkan bahwa anggota PPK Cipunagara telah membuka kotak suara sebelum rapat pleno yakni hari Jumat (29/6/6/2018) kemarin.

“Intinya ingin memastikan, bahwa hal-hal yang diatur dalam peraturan yang harus masuk kedalam kota suara ada semua. Jadi mereka ngecek itu. apakah sudah sesuai atau belum. Begitu,” kata Maman Suparman, Sabtu (30/6/2018).

Maman menegaskan untuk pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat Kecamatan Cipunagara sudah dilakukan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Sudah dibuat berita acara, intinya proses perhitungan suara di PPK Cipunagara telah sesuai tahapan dan jadwal yang telah ditentukan,” katanya.

Adapun untuk dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh PPK Cipunagara, Maman menegaskan bahwa proses penyelidikan terkaitan dengan dugaan pidana dan adminstrais saat ini sedang didalami oleh Panwaslu Subang.

“Kalau soal dugaan adanya pelanggaran, itu tinggal menunggu hasil penyelidikan Panwaslu, karena itu ranahnya ada disana,” kata Maman.

Untuk diketahui, setelah selesai pleno hasil penghitungan suara tingkat kecamatan selesai dilaksanaan, tahapan selanjutnya adalah rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara tingkat kabupaten pada 4-6 Juli 2018.

Ketua Panwaslu Subang Raskim saat dikomfirmasi terkait adanya dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh PPK Cipunagara belum memberikan keterangan apapun.