Pemkab Subang Menjawab Pandangan Umum DPRD terkait Rancangan KUA dan PPAS 2022

BENTENGPANCASILA.COM – SUBANG, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Subang menyelenggarakan Rapat Paripurna dengan agenda penjelasan Bupati Subang atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Subang terhadap rancangan nota kesepakatan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara ( PPAS) Kabupaten Subang tahun 2022.

Rapat paripurna Ketua DPRD yang dihadiri oleh Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi dan dipimpin langsung oleh DPRD Kabupaten Subang H. Narca Sukanda Di dampingi Wakil 2 H. Aceng Kudus dan Wakil 3 Lina Marliana, Kamis (12/8/21).

Pada rapat paripurna DPRD Kabupaten Subang Wakil Bupati Subang dan Sekda Subang H. Asep Nuroni mewakili Bupati Subang menyampaikan nota jawaban Bupati Subang atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Subang terhadap rancangan nota kesepakatan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara ( PPAS) Kabupaten Subang tahun 2022.

Dalam meningkatkan potensi pendapatan dan meminimalkan pengeluaran dalam mengantisipasi bantuan dari pusat dan provinsi yang diakibatkan dari pandemi covid 19 . Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Subang akan terus bekerja keras dan berupaya untuk meminimalkan hal tersebut dengan menggali semua potensi asli daerah karena besaran PHD tersebut merupakan untuk mengukur kemandirian daerah.

Adanya penurunan anggaran di KUA dan PPAS Tahun 2022 Hal tersebut dikarenakan antara lain terdapat sumber-sumber pendapatan yang belum dicantumkan dalam nota pengantar yang bersumber dari dana transfer di tahun 2021 sebesar 30% seperti Dana Alokasi Khusus (DAK), DNHCT dan bantuan keuangan provinsi Jawa Barat yang Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan dan keputusan Gubernur Jawa Barat yang belum keluar.

Pemerintah daerah memiliki bahwa dalam penyusunan KUA dan PPAS benar-benar memperhatikan permasalahan kesehatan, ekonomi masyarakat dan pendidikan sebagai dampak dari pandemi covid-19 dengan harapan dalam anggaran kebijakan. Oleh karena itu penyusunan KUA dan PPAS pada tahun 2022 dimulai pada pemulihan kehidupan masyarakat, pendidikan dan roda perekonomian agar dapat kembali berjalan lancar. Selain itu untuk meningkatkan pelayanan dasar kesehatan masyarakat, memperkuat ketahanan pangan daerah dan mendukung kebijakan pusat dalam membangun sistem perlindungan sosial terpadu serta lebih mengefektifkan sistem ketahanan bencana untuk bencana alam maupun bukan alam.

Hadir pada kesempatan tersebut tidak Forkopimda, para anggota dewan, para kepala OPD dan tamu undangan lainnya.