Pelabuhan Patimban Khusus Untuk Ekspor Produk Otomotif Indonesia

Pembangunan Pelabuhan Internasional Patimban Subang Jawa Barat akan dimulai setelah lebaran Idul Fitri 2018. Selesai dibangun Pemerintah akan memfokuskan Pelabuhan Patimban untuk mengekspor produk otomotif serta produk-produk industri dari Karawang. “Pelabuhan Patimban memiliki kegiatan strategis khususnya pada tahap awal ekspor produk otomotif nasional keluar negeri”, ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dikutip dari laman CNN.

Budi berharap dengan beroperasinya Pelabuhan Patimban biaya ekspor akan lebih efisien. Selain itu, pelabuhan ini diharapkan dapat menyelesaikan kemacetan di Jakarta. Selama ini pengiriman barang dari Jawa Barat dan Cibitung melalui Pelabuhan Tanjung Priok membutuhkan waktu yang lama. “Patimban ini berada di sebelah timur Karawang sehingga produk-produk dari industri itu tidak perlu sampai Pelabuhan Tanjung Priok tetapi ke Pelabuhan Patimban”.

Saat ini, progres pembangunan Pelabuhan Patimban sedang dalam pemilihan kontraktor. Selanjutnya, akan dilakukan pembangunan konstruksi. Pembangunan dilaksanakan secara tiga tahap dan diharapkan dapat melayani ekspor mencapai 7,5 juta TEUs pada tahun 2027. “Pelabuhan ini dibangun bertahap, pertama adalah tahun depan, setelah itu kurang lebih tahun 2023, dan terakhir tahun 2027. Pada saat tahun 2027 Patimban sudah dalam kapasitas 7,5 juta TEUs seperti Pelabuhan Tanjung Priok sekarang”, jelas Menhub.

Pada pembangunan salah satu proyek strategis nasional ini, pemerintah bekerja sama dengan Jepang. Kerja sama yang dilakukan berkaitan dengan pendanaan. Jepang memberikan pinjaman lunak dengan jangka waktu 40 tahun.

REALITAJABAR