Kasus Hibah Beko Tahun 2011 Terus Berlanjut

BENTENG PANCASILA – Kasus hibah Backhoe dari Kementrian krlautan dan Perikanan Tahun 2011, sepertinya mulai memasuki babak baru, hal ini terlihat dengan telah dipanggilnya pelapor kasus tersebut yaitu Bambang HM., oleh Satuan Reserse Kriminal ( Satreskrim ) Kepolisian Resort (Polres) Subang, Rabu (7/1/2019).
Ditemui di kediamannya, Bambang kepada Benteng Pancasila membenarkan jika dirinya telah dimintai keterangan sebagai pelapor kasus hibah backhoe tahun 2011 dari Kementrian Kelautan dan Perikanan kepada salah satu Kelompok Nelayan yang ada di Kecamatan Blanakan tersebut.
“Sesuai laporan saya tentang hibah backhoe. Saya jelaskan semua yg saya tahu, ” ujar Bambang.
Bambang menjelaskan, pelaporan yang dilakukan oleh dirinya ke Polrea Subang berawal dari bantuan yang di terima oleh salah satu kelompok nelayan, yang tentunya untuk dipergunakan dan dimanfaatkan oleh koperasi tersebut, namun pada kenyataanya, beckhoe tersebut lebih sering tidak diketahui keberadaanya.
“Backhoe nya sering tidak ada di sini (blanakan),” tambah Bambang.
Masih menurut Bambang, dalam pelaporan itu, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Subang dalam hal ini Kepala dinas yang menjabat pada tahun 2011 menjadi pihak terlapor.
“Saya sangat mengapresiasi kinerja Reskrim Polres Subang. Bahkan informasinya, saksi saksi juga sudah di panggil, termasuk kelompok yang mendapatakan hibah backhoe ini.