Kapolres Subang Sebut Pileg Lebih Rawan Ketimbang Pilpres 2019

Pemilu Legislatif dinilai paling rawan jika dibandngkan jika dibandungkan dengan Pilres. Hal tersebut dikarenakan seluruh pemilih pada Pemilu Legislatif berada disatu daerah.

Kapolres Subang, AKBP Muhammad Joni, mengatakan kerawanan dalam Pemilu 2019 di Subang lebih pada Pemilu Legislatif tingkat Kabupaten. karena pemilih terpusat, berbeda dengan pemilih tingkat nasional dan provinsi yang relatif tersebar.

“Sejauh ini Insya Allah optimis kalau untuk Pilpres dan Pileg tingkat pusat dan provinsi aman. Yang cukup rawan itu tingkat II (kabupaten) karena pemilihnya didaerah semuanya. Berbeda dengan provinsi itu pemilihnya ada di beberapa kabupaten,” kata Kapolres usai Gelar Pasukan Mantap Brata Pengamanan Pemilu Serentak tahun 2019, Rabu (19/9/2018).

Namun kata Joni pihaknya tetap akan mengantisipasi apabila terjadi hal-hal kontigensi pada saat pemilu berlangsung.

Mengenai jumlah personil untuk pengamanan ‎Pemilu Presiden dan Legislatif serentak tahun 2019 di wilayah hukum Subang, pihaknya akan menurunkan sebanyak 2.000 personil berikut personil instansi samping seperti TNI dan dari Pemkab Subang.

“Jumlah personil gabungan ini, nantinya akan ditambah dari Linmas pada saat pemungutan suara,” katanya.

Adapun kegiatan gelar pasukan dimaksudkan untuk menciapkan sarana, prasarana dan cara bertindak. Termasuk pemetaan permasalahan yang ada. “Sehinnga kita bisa antisipasi sedini mungkin tidak muncul permasalahan lebih besar,” pugkasnya.